Kamis, 01 Oktober 2020
Home/ Berita/ Administrasi Publik UM Bandung Luluskan Akademisi dan Praktisi Berbasis Islamic Teknopreneur

Administrasi Publik UM Bandung Luluskan Akademisi dan Praktisi Berbasis Islamic Teknopreneur

MUHAMMADIYAH.OR.ID, BANDUNG – Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Bandung (UMBandung) merupakan Program Studi Admnistrasi Publik pertama di Indonesia yang memberlakukan proses pembelajaran berbasis teknopreneur, dengan tujuan menghasilkan para sarjana Administrasi Publik yang memiliki kompetensi intelektual, manajerial dan behavioral untuk masalah-masalah publik.

Islamic Teknopreneur ditujukan sebagai kemampuan memecahkan masalah, kemampuan memanfatkan teknologi dalam setiap aktifitas publik.

"Teknopreneur ditujukan sebagai kemampuan memecahkan masalah, kemampuan memanfatkan teknologi dalam setiap aktifitas publik. Teknopreneur dalam konteks lulusan Administrasi Publik juga termasuk menjadi sosialpreneur, atau pebisnis yang mengedapankan sosial.  Pebisnis namun tetap ramah lingkungan dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat, bukan sekedar keuntungan  pribadi semata,” ungkap Dadang Syarifudin, Sekertaris BPH UMBandung, Rabu (9/9).

Menurutnya, kemampuan teknopreneur sesuai dengan kebutuhan generasi pencerah yang hidup di era 4.0 atau era digital, di mana lulusan sarjana dipersiapkan untuk terbiasa dengan kemampuan digital. Sehingga, bagi mereka yang berkeinginan menjadi praktisi (pemimpin publik, birokrat, pengusaha), mereka akan memiliki skill kepemimpinan dan manajerial dengan berorientasi pada pengembangan SDM di kantornya.

Begitu pun bagi mereka yang ingin menjadi akademisi, baik tenaga pengajar atau peneliti, kemampuan teknopreneur amatlah dibutuhkan, untuk meng-upgrade diri dengan dinamisasi, dan menciptakan penelitian dan pengajaran yang lebih kreatif dan inovatif.

Kemampuan ini diperoleh melalui kegiatan pembelajaran yang dilakukan, dengan berorientasi pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, baik tingkat lokal, nasional maupun internasional dengan kemampuan dan semangat jiwa public service and technopreneuship.

Dianing, Mahasiswa Administrasi Publik UMBandung angkatan 2018 menuturkan bahwa kuliah di AP itu menyenangkan. “Selain mendapat ilmu di bangku kuliah untuk melatih hard skill,  kita juga diberi kesempatan untik mengeksplor soft skill melalui lembaga kemahasiswaan. Termasuk kolaborasi dalam melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat yang melibatkan dosen. Jadi kalau kuliah di AP insya Allah kita akan mendapatkan paket lengkap hard skill dan soft skill,” kata Dianing. (t)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *