Sabtu, 26 September 2020
Home/ Berita/ Relawan Psikologi UMS Beri Konsultasi Gratis Bagi Warga yang Cemas Akibat Covid-19

Relawan Psikologi UMS Beri Konsultasi Gratis Bagi Warga yang Cemas Akibat Covid-19

MUHAMMADIYAH.ID, SURAKARTA -- Relawan psikologi yang terdiri dari dosen dan alumni Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) yang menjadi bagian dari Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Jawa Tengah (Jateng) memberikan layanan konsultasi secara gratis untuk masyarakat yang merasa cemas dengan penyebaran virus corona (covid-19).

Layanan konsultasi dengan sistem daring tersebut terbuka bagi masyarakat umum yang merasa cemas terhadap penyebaran wabah serta berbagai maraknya informasi mengenai Virus Corona (COVID-19). Namun dalam layanan ini hanya dibatasi untuk masalah seputar kecemasan saja.

Ketua Himpsi Wilayah Jateng, Ouys Alkharani menjelaskan, konsultasi ini tidak hanya melayani lingkup lokal namun terbuka hingga lingkup nasional. "Kita sudah mulai dari Senin (23/3), karena ini online ya terbuka untuk nasional meski inisiasi dari psikolog di Jateng," ucapnya.

Dekan Fakultas Psikologi UMS, Susatyo Yuwono, menambahkan, banyak alumni dan dosen ikut serta membantu HIMPSI Jateng dalam konsultasi online tersebut. "Ada banyak yang terlibat didalamnya (HIMPSI Jateng), mereka terdiri dari empat orang staf dan dosen serta banyak juga bantuan datang dari alumni dari Fakultas Psikologi UMS", ujar Susatyo, Selasa (24/3).

Masyarakat yang ingin konsultasi dapat menghubungi menggunakan aplikasi Whatsapp berupa chat (pesan teks) maupun telpon (pesan suara). Konsultasi ini dibuka setiap hari pada jam 06.00 hingga 21.00 WIB. Layanan dapat dipilih sesuai waktu yang diinginkan.

Layanan konsultasi diberikan batas waktu selama 45 menit, jika dalam konsultasi tersebut dirasa belum cukup maka dapat dilanjutkan esok hari. Konsultasi ini tidak hanya terbatas bagi Orang Dalam Pengawasan (ODP), namun juga terbuka bagi masyarakat secara umum.

Jika dalam konsultasi tersebut terdapat indikasi yang mengarah ke Covid-19, maka orang tersebut akan diarahkan ke Dinas Kesehatan agar dapat ditindaklanjuti. Layanan konsultasi ini akan berakhir hingga situasi sudah kondusif. (Syifa)

Sumber : Asep Humas UMS

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *