Sabtu, 24 Agustus 2019
Home/ Berita/ Dakwah Pencerahan Muhammadiyah Malaysia di Hari Raya Idul Adha

Dakwah Pencerahan Muhammadiyah Malaysia di Hari Raya Idul Adha

MUHAMMADIYAH. ID, MALAYSIA- Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia pada Idul Adha 1440 H kali ini mendapatkan amanah untuk memotong dan menyalurkan 12 ekor sapi dan 16 ekor kambing di kawasan Kuala Lumpur dan sekitarnya. Selain itu ada 6 hewan yang disalurkan ke Kamboja, dan beberapa daerah di Indonesia.
 
  “Pemotongan kurban lebaran haji untuk Muhammadiyah yang berlokasi di kampung baru ini, sudah menjadi acara tahunan dan semakin ramai, alhamdulillaah," ujarZulfan Haidar, ketua panitia Qurban, yang juga merupakan koordinator MDMC Malaysia, pada Ahad (11/8).
 
Acara yang digelar di Kampung Baru, Kualalumpur ini dihadiri oleh  Agus Badrul Jamal, Koordinator Fungsi Politik mewakili Duta Besar RI di Malaysia.
 
Sesuai rencana, daging qurban akan didistribusikan untuk jamaah Muhammadiyah, komunitas buruh migran, mahasiswa, masyarakat sekitar Kampung Baru dan penampungan pengungsi Rohingya.
 
Ketua PCIM Malaysia, Sonny Zulhuda mengapresiasi kerja keras panitia yang kompak dalam mencari sohibul qurban yang cukup banyak.
 
" Ini menandakan bahwa semakin banyak kaum Muslimin yang dapat ikut bergembira merasakan daging kurban. Dengan pencapaian ini akan memperkuat syiar dakwah Islam dan pergerakan Muhammadiyah di Malaysia," tuturnya. 
 
Sohibul qurban yang lebih dari 100 orang  termasuk warga negara Indonesia, Malaysia dan Singapura yang ada di Malaysia ini berlatar belakang profesi yang beragam. Mulai dari profesor di berbagai kampus, pejabat di KBRI, praktisi profesional, pengusaha, sampai pada mahasiswa, ibu rumah tangga dan juga buruh migran.
 
Profil sohibul qurban tersebut adalah refleksi keberagaman komunitas yang merupakan mitra dakwah bagi pergerakan Muhammadiyah di Malaysia. 
 
"Meskipun tidak semuanya adalah warga Muhammadiyah, bisa dipastikan mereka adalah simpatisan Muhammadiyah di Malaysia," jelasnya. 
 
Sony menilai, kegiatan ini sebagai amanah yang tidak terbatas hanya pada pengelolaan dan pendistribusian daging kurban. 
 
"Lebih dari itu, kepercayaan ini adalah aset sosial bagi Muhammadiyah Malaysia melanjutkan usaha dakwah dan pencerahan dimanapun kadernya berada. Misi PCIM Malaysia adalah menginternasionalisasikan Muhammadiyah. Membantu memancarkan sinar pencerahan di luar negeri," jelasnya. 
 
Sekadar diketahui, sejak tahun 2011, PCIM Malaysia secara berkelanjutan menerima, mengelola dan menyalurkan daging kurban di negeri jiran Malaysia. Usaha ini didukung juga oleh elemen mahasiswa IMM Malaysia, PCIA Malaysia dan juga unit Lazismu serta MDMC Malaysia. Kurban yang dimulai dengan satu ekor sapi di tahun 2011 lalu kini menjadi ajang acara besar dengan peningkatan jumlah hewan kurban dari tahun ke tahun.
 
Sumber: (Tim Media PCIM Malaysia)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *